Aman Berkendara Bersama Anak

  • Wieri
  • 07 November 2017
  • 0

Tak semua orang benar-benar disiplin soal cara aman berkendara dengan mobil bersama anak. Padahal, memenuhi standar keamanan itu penting demi keselamatan buah hati. Sekalipun tampak mudah, berkendara dengan mobil bersama anak bisa menjadi tantangan tersendiri untuk kita.

Berkendara dengan membawa turut serta si kecil memang sangat menyenangkan. Namun, keceriaan bersama anak-anak bisa berubah menjadi petaka jika orang tua lalai tanpa memperhatikan keselamatan anak-anak. Apalagi saat bekendara konsentrasi di jalan raya mutlak diperlukan agar tidak terjadi kecelakaan. Berikut beberapa tips aman berkendara bersama anak-anak.

 

1. Tidak mendudukkan anak di kursi depan

 

Mendudukan anak di jok depan mobil sangat berbahaya, karena jika terjadi rem mendadak, maka akan beresiko terkena benturan yang menimpa ke depan dashboard atau kaca depan yang bisa berakibat fatal. Pada mobil yang mempunyai air bag pun, tekanan yang keras dari air bag saat meletup justru membahayakan keselamatan anak. Oleh sebab itu, dudukkan anak di bangku tengah dengan kursi khusus untuk anak-anak (car seat).

 

2. Usahakan anak selalu pada tempat duduknya

Ketika di dalam mobil dan melaju di jalan, hendaknya anak-anak menikmati perjalanannya dengan melihat suasana disekitar yang ia lewati. Namun, harus dipastikan untuk selalu dalam pada posisi di tempat duduknya. Hindari posisi anak berdiri tanpa dipegangi. Ini sangat berbahaya jika mobil mengerem mendadak.

 

3. Selalu kunci mobil saat berjalan

Kuncilah selalu pintu mobil pada saat mobil anda mulai melaju. Pada jenis mobil modern biasanya sudah dilengkapi dengan central lock yang tidak memungkinkan pintu dapat dibuka dari dalam/belakang, kecuali dari pintu driver di depan.

 

4. Musik untuk anak

Selama di perjalanan, putarkan DVD kesayangan atau musik favorit mereka, bernyanyi bersama akan jadi satu pengalaman seru dan mengalihkan perhatian dari kemacetan atau perjalanan panjang menuju lokasi yang dituju.

 

5. Sabuk pengaman (Seat belt)

Pastikan sabuk pengaman dikenakan oleh semua penumpang, termasuk penumpang anak-anak yang duduk di car seat.

 

6. Berhenti menepilah jika diperlukan

Karena anda sedang membawa penumpang anak-anak, tentu kondisinya berbeda dengan sedikit “ribet”. Jika kondisi darurat, misalnya anak anda ingin muntah, pipis, pup, atau kondisi lain yang merepotkan Anda dan mengganggu konsentrasi Anda yang sedang menyetir, sebaiknya berhentilah untuk menepi dengan memilih tempat yang cocok. Misalnya di pom bensin.

 



0%
suka

0%
terhibur

0%
inspiratif

0%
bosan

0%
sedih

0%
marah

KOMENTAR Berita Tulis Komentar